Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts

Saturday, June 17, 2017

Cinta Yang Tulus Itu Tidak Bisa Dilihat Ataupun Didengar Tapi Ia Hanya Bisa Dirasakan Oleh Hati Yang Paling Dalam, Betul Gak ?

Cinta Yang Tulus Itu Tidak Bisa Dilihat Ataupun Didengar Tapi Ia Hanya Bisa Dirasakan Oleh Hati Yang Paling Dalam, Betul Gak ?

Mungkin anda pernah mendengarnya dan merasakannya bahwasanya cinta itu tidak bisa dilihat oleh mata dan tidak bisa didengar oleh telinga. Apalagi yang namanya cinta sejati, ia tidak bisa dilihat secara kasat mata apalagi di dengar oleh telinga. Karena cinta yang tulus itu hanya bisa dirasakan oleh hatimu yang sangat dalam.



Jika engkau tidak mampu merasakannya, itu artinya dia tidak mencintaimu dengan tulus, karena ketulusan cinta seseorang itu akan terasa karena cinta yang tulus itu bisa menyentuh hati. Beda halnya dengan cinta yang tidak tulus, engkau tidak akan pernah merasakannya meski dia berusaha mebuktikannya.

Karena Ketulusan Cinta Dan Kasih Sayang Itu Hanya Bisa Dirasakan Oleh Hatimu Sendiri

Benar adanya, bahwasanya ketulusan cinta dan kasih sayang seseorang itu hanya bisa dirasakan oleh hatimu sendiri. Engkau tidak mengatakan dia mencintaimu dengan tulus jika hatimu tidak merasakannya. Karena yang bisa merasakan bahwa itu cinta yang tulus hanyalah hatimu sendiri.

Bukan hanya mendengar kata-katanya yang mungkin manis, karena jika hanya mendengar dari kata-katanya saja, masih bisa dibohongi. Tetapi tanpa harus menggombal dan banyak janjipun jika hatimu mampu merasakan ketulusannya, itulah kebenarannya. Karena cinta yang tulus itu bukan selalu do umbar dan menggunakan kata-kata.

Ia Tidak Dapat Dilihat Apalagi Didengar, Tetapi Jika Ia Benar-Benar Cinta Yang Tulus, Maka Hatimu Akan Merasakannya

Itulah cinta, meski sebenarnya ada, tetapi sama sekali engkau tidak bisa melihat dengan kedua matamu. Engkau juga tidak bisa mendengarnya, karena cinta itu hanya bisa dirasakan. Tidak perlu engkau menanyakannya, apakah dia benar-benar mencintaumu dengan tulus.

Karena sudah pasti dia menjawab mencintaimu dengan tulus. Akan tetapi cukup engkau rasakan sendiri, jika hatimu merasakannya, maka dia benar-benar mencintaimu dengan tulus. Jika tidak merasakannya, engkau harus cukup hati-hati, siapa tau dia hanya ingin menpermainkanmu saja.

Sekeras Apapun Dinding Hatimu, Ketulusan Cinta Itu Mampu Menembusnya

Tidak ada yang bisa menyentuh hatimu kecuali cinta yang tulus. Engkau akan merasakan bahwa cinta yang tulus itu ada ketika hatimu mampu merasakannya. Dan sekeras apapun hati seseorang, jika dicintai dengan penuh ketulusan maka ia akan mampu menembus dinding hatinya yang keras sekalipun.

Tidak ada yang bisa menghalangi ketulusan cinta seseorang, meski engkau mengabaikannya, namun cinta yang tulus itu akan selalu tetap menembus dinding hatimu. Tidak perduli engkau mencintainya juga ia akan tetap mempu mebuatmu merasakannya.

Meskipun Seadandainya Engkau Tidak Mencintainya Juga, Tetapi Engkau Pasti Merasakan Bahwa Cintanya Tulus Kepadamu

Jangankan engkau sama-sama mencintainya. Orang yang tidak mencintainya pun akan sama-sama merasakannya, bahwa di cintai dengan setulus hati. Tetapi bagi orang yang tidak sama-sama cinta, sekalipun dia merasakan bahwa itu cinta yang tulus, dia akan mengabaikannya.

Tidak perduli dia menerimanya atau tidak, cinta yang tulus akan mampu membuatnya merasakannya. Hanya saja mungkin dia bukan orang yang ia cintai, makanya dia tidak perduli dengan ketulusan cintanya.

Maka Jika Memang Cinta, Tidak Perlu Mengumbarnya. Karena Jika Itu Cinta Yang Tulus, Orang Yang Engkau Cintai Akan Merasakannya

Untuk apa mengumbar kata cinta, katakan cinta sewajarnya saja. Karena yang mengumbar itu terkadang hanya merayu saja tanpa mencintai dengan sungguh. Maka jangan membuang-buang waktu hanya mengumbar kata-kata cinta saja.

Orang yang engkau cintai sama sekali tidak membutuhkan kata-kata cinta yang manis. Ia hanya membutuhkan pembuktian dan ketulusan cintamu. Maka cintai dia dengan penuh ketulusan agar dia mampu merasakannya, jika engkau tidak mampu mencintai dengan tulus maka jangan mengatakan cinta apa lagi mengumbarnya.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi dalam hal kebaikan.

Monday, April 3, 2017

Wahai Para Ibu, Jangan Tidur Malam Sebelum Mendoakan Anakmu

Wahai Para Ibu, Jangan Tidur Malam Sebelum Mendoakan Anakmu

Sudahkah kita membiasakan diri mendoakan anak-anak kita, saat sujud dalam shalat atau sebelum tidur malam misalnya? Taukah anda bahwa doa seorang ibu itu mustajabah, maka dari itu mulai sekarang doakan anakmu agar kelak menjadi anak yang bermanfaat.



Orangtua terutama ibu perlu menyadari bahwa kesuksesan dan keberkahan hidup anaknya, salah satunya adalah berkat doa orangtuanya.

Jangan selalu salahkan sifat anak yang nakal, introspeksi diri apakah kita selaku orangtua memiliki andil dalam kenakalan anak? Sudahkah kita mendoakan agar sifat anak berubah menjadi baik, atau justru kita malah menyumpahinya?

Banyak kisah anak-anak nakal, dianggap terbelakang, atau dicap masa depan suram justru menjadi tokoh besar di kemudian hari disebabkan doa dan dukungan ibu yang tidak putus-putusnya.

Tak mengherankan, karena doa orangtua pada anaknya termasuk salah satu doa yang mustajab.

“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizholimi.” (HR. Abu Daud no. 1536. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini hasan).

Senantiasa doakan anak-anak kita, agar menjadi generasi gemilang di masa depan, jangan tidur malam di hari itu jika belum mendoakan anak ya Bun... Semoga Allah ridho pada orangtua yang meridhoi anak-anaknya.

Semoga bermanfaat sebagai pengingat diri kita semua